<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Masjidku Hatiku</title>
	<link>http://imam.blogdetik.com</link>
	<description>Blog Imam Suhadi</description>
	<pubDate>Sun, 25 May 2008 09:58:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Membangun Jiwa Anak dengan Dongeng</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/12/membangun-jiwa-anak-dengan-dongeng/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/12/membangun-jiwa-anak-dengan-dongeng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 14:42:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dongeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/12/membangun-jiwa-anak-dengan-dongeng/</guid>
		<description><![CDATA[Sampai dengan usia saya sekarang ini, saya sudah mengalami mempunyai 3 orang anak. Dari ketiganya saya demikian merasakan bahwa mereka senang didongengi. Walaupun sudah ada tv, dengan tampilan atraktif visual, namun dongeng buat mereka jauh lebih asyik dan menarik.
Biasanya saya mendongengi anak-anak saat mereka mau tidur. Hilmy anak pertama saya paling sering saya dongengi. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/dongeng.gif" alt="dongeng.gif" />Sampai dengan usia saya sekarang ini, saya sudah mengalami mempunyai 3 orang anak. Dari ketiganya saya demikian merasakan bahwa mereka senang didongengi. Walaupun sudah ada tv, dengan tampilan atraktif visual, namun dongeng buat mereka jauh lebih asyik dan menarik.</p>
<p>Biasanya saya mendongengi anak-anak saat mereka mau tidur. Hilmy anak pertama saya paling sering saya dongengi. Karena kerepotan pindah rumah, kehidupan baru, dan sebagainya, adik-adiknya tidak mendapatkan dongeng sebanyak Hilmy. </p>
<p>Pengalaman saya, umumnya setelah 2 tahun anak sudah senang didongengi. Namun usia paling efektif adalah saat mereka udah berusia 3 tahun lebih. Saat ini mereka sudah mulai bisa mencerna dongeng, mulai mau mendengar dongeng yang agak panjang. <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/12/membangun-jiwa-anak-dengan-dongeng/#more-65" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/12/membangun-jiwa-anak-dengan-dongeng/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Usahakan Jangan Bercerai!</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/11/usahakan-jangan-bercerai/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/11/usahakan-jangan-bercerai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 14:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/11/usahakan-jangan-bercerai/</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar bulan Oktober 2007 yang lalu seorang ibu yang biasa hadir dalam pengajian, menjenguk Hilmy. Ia bercerita tentang anaknya yang mengalami masalah rumah tangga dan diambang perceraian.
Saya tidak benar-benar cermat waktu mendengar keluhan ibu tersebut, namun yang saya tangkap bahwa ia sangat kecewa dan marah kepada mantu laki-lakinya yang tanpa ada apa-apa, tahu-tahu mengajukan perceraian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/perceraian.jpg" alt="perceraian.jpg" />Sekitar bulan Oktober 2007 yang lalu seorang ibu yang biasa hadir dalam pengajian, menjenguk Hilmy. Ia bercerita tentang anaknya yang mengalami masalah rumah tangga dan diambang perceraian.</p>
<p>Saya tidak benar-benar cermat waktu mendengar keluhan ibu tersebut, namun yang saya tangkap bahwa ia sangat kecewa dan marah kepada mantu laki-lakinya yang tanpa ada apa-apa, tahu-tahu mengajukan perceraian melalui pengadilan agama. Ia juga kecewa kepada keluarga mantu yang terkesan tidak peduli dengan masalah keluarga yang terjadi.</p>
<p>Saat itu saya hanya bilang kepada beliau, untuk mengajak anaknya ke RS untuk berdiskusi dan menyelami masalah yang terjadi. Sayangnya karena kerepotan bolak-balik ke RS, saya juga tidak sempat lagi mengisi pengajian, sehingga tidak sempat bertemu dengan beliau. <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/11/usahakan-jangan-bercerai/#more-63" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/11/usahakan-jangan-bercerai/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hallo Makassar!</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/hallo-makassar/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/hallo-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 15:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/hallo-makassar/</guid>
		<description><![CDATA[
Tanggal 6 Mei 2008 lalu, Bunda Hilmy pergi ke Makassar. Ia mengurus surat-surat kepindahan kepegawaiannya, dari UNM ke Universitas Padjadjaran. Walaupun Universitas Padjadjaran sudah menyatakan menerima dengan menerbitkan surat, namun nampaknya UNM belum bersedia melepaskan. Semoga Allah memberikan kelancaran.
Bicara tentang Makassar, saya dan Bunda Hilmy tidak bisa melupakan begitu saja. Delapan tahun disana, membuat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/keluarga-makassar.jpg" alt="keluarga-makassar.jpg" /></p>
<p>Tanggal 6 Mei 2008 lalu, Bunda Hilmy pergi ke Makassar. Ia mengurus surat-surat kepindahan kepegawaiannya, dari UNM ke Universitas Padjadjaran. Walaupun Universitas Padjadjaran sudah menyatakan menerima dengan menerbitkan surat, namun nampaknya UNM belum bersedia melepaskan. Semoga Allah memberikan kelancaran.</p>
<p>Bicara tentang Makassar, saya dan Bunda Hilmy tidak bisa melupakan begitu saja. Delapan tahun disana, membuat saya merasa Makassar adalah rumah ketiga saya. Setelah Jakarta dan Bandung. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran yang sayang jika dilupakan begitu saja. <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/hallo-makassar/#more-51" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/hallo-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Beramal Untuk Orang Lain</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/beramal-untuk-orang-lain/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/beramal-untuk-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 13:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/beramal-untuk-orang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Hadits-hadits berikut menjelaskan bahwa seseorang boleh beramal untuk orang tuanya yang sudah tidak mampu (uzur) atau yang sudah meninggal.
Dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada di tempat, lalu ia datang kepada Nabi shollallaahu’alaihi wasallam untuk bertanya, &#8220;Wahai Rasulullah shollallaahu’alaihi wasallam sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/haji-unta.jpg" alt="haji-unta.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Hadits-hadits berikut menjelaskan bahwa seseorang boleh beramal untuk orang tuanya yang sudah tidak mampu (uzur) atau yang sudah meninggal.</p>
<p>Dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada di tempat, lalu ia datang kepada Nabi shollallaahu’alaihi wasallam untuk bertanya, &#8220;Wahai Rasulullah shollallaahu’alaihi wasallam sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya tidak ada di tempat, apakah jika saya bersedekah untuknya bermanfaat baginya?&#8221; Rasul shollallaahu’alaihi wasallam menjawab, &#8220;Ya. &#8221; Saad berkata,&#8221;Saksikanlah bahwa kebunku yang banyak buahnya aku sedekahkan untuknya.&#8221; [HR Bukhari]</p>
<p> <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/beramal-untuk-orang-lain/#more-45" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/09/beramal-untuk-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berdoa dengan Pengorbanan</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/08/berdoalah-pasti-aku-kabulkan/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/08/berdoalah-pasti-aku-kabulkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 14:36:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/08/berdoalah-pasti-aku-kabulkan/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Tiap manusia dalam hidup ini pasti punya masalah. Untuk menghadapi masalah-masalah hidup ini, Allah dalam surat Al&#8211;Fathihah, berkata: &#8220;Kepada Engkaulah kami mengabdi dan kepada Engkaulah kami minta tolong&#8220;. Permintaan tolong kepada-Nya inilah yang terangkum dalam doa. Dengan doa ini Allah Swt berharap seorang hamba terbiasa untuk menggantungkan urusan kepada-Nya semata.
Demikian pentingnya urusan berdoa ini, sampai-sampai  Allah Swt berfirman: &#8220;Berdoalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/berdoa1.jpg" alt="berdoa1.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Tiap manusia dalam hidup ini pasti punya masalah. Untuk menghadapi masalah-masalah hidup ini, Allah dalam surat Al&#8211;Fathihah, berkata: &#8220;<em>Kepada Engkaulah kami mengabdi dan kepada Engkaulah kami minta tolong</em>&#8220;. Permintaan tolong kepada-Nya inilah yang terangkum dalam doa. Dengan doa ini Allah Swt berharap seorang hamba terbiasa untuk menggantungkan urusan kepada-Nya semata.</p>
<p>Demikian pentingnya urusan berdoa ini, sampai-sampai  Allah Swt berfirman: &#8220;<em>Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu</em>&#8220;.(QS Al-Mukmin:60)</p>
<p>Namun banyak orang terus menerus meminta, tanpa mengerti berbuat apa. Beberapa malah kecewa, karena merasa doanya tidak dikabulkan oleh Allah Swt. Marilah kita coba lihat ayat berikut:</p>
<blockquote><p>&#8220;Aku mengabulkan mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia  berdoa kepadaku maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintahKu dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.&#8221; (QS. al-Baqarah :186)</p></blockquote>
<p> <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/08/berdoalah-pasti-aku-kabulkan/#more-38" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/08/berdoalah-pasti-aku-kabulkan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mencintai Rasulullah</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mencintai-rasulullah/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mencintai-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 04:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mencintai-rasulullah/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Dibawah ini diuraikan ayat dan hadits yang menjelaskan bahwa untuk kembali mendekat kepada Allah Swt, adalah melalui gerbang Rasulullah Saw.
Allah Swt berkata: &#8220;Sesungguhnya telah ada dalam  (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang ingin kembali kepada (mengharap) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. 33:21) 
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/muhammadku.jpg" alt="muhammadku.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Dibawah ini diuraikan ayat dan hadits yang menjelaskan bahwa untuk kembali mendekat kepada Allah Swt, adalah melalui gerbang Rasulullah Saw.</p>
<p>Allah Swt berkata: &#8220;Sesungguhnya telah ada dalam  (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang ingin kembali kepada (mengharap) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. 33:21) </p>
<p>Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang taat kepadaku berarti dia telah taat kepada Allah, dan barangsiapa yang bermaksiat terhadapku berarti telah bermaksiat kepada Allah. Barangsiapa yang taat kepada amirku berarti dia telah taat kepadaku dan barangsiapa yang bermaksiat kepada amirku maka dia telah bermaksiat kepadaku.” [HR. Al-Bukhari, Kitabul Ahkam] <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mencintai-rasulullah/#more-35" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mencintai-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Main Bola</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/06/asenal-dan-arsene-wenger/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/06/asenal-dan-arsene-wenger/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 03:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/03/24/asenal-dan-arsene-wenger/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang mempunyai misi hidup.  Misi hidup adalah tujuan individual manusia, sebagai apa dan untuk apa ia diciptakan oleh Allah Swt ke muka bumi ini.
Misi hidup ini sifatnya unik, berbeda satu dengan yang lainnya. Ia punya tujuan yang khas. Misi hidup ini telah ditentukan Allah Swt kepada tiap manusia, saat ia berusia 120 hari  dalam kandungan sang Bunda. Namun saat lahir ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/arsenal.jpg" alt="arsenal.jpg" />Setiap orang mempunyai misi hidup.  Misi hidup adalah tujuan individual manusia, sebagai apa dan untuk apa ia diciptakan oleh Allah Swt ke muka bumi ini.</p>
<p>Misi hidup ini sifatnya unik, berbeda satu dengan yang lainnya. Ia punya tujuan yang khas. Misi hidup ini telah ditentukan Allah Swt kepada tiap manusia, saat ia berusia 120 hari  dalam kandungan sang Bunda. Namun saat lahir ke dunia ini, karena kita cenderung mengikuti keinginan-keinginan jasadiyah kita, maka misi hidup yang disematkan oleh Allah Swt ketiap jiwa menjadi terkubur ditutupi oleh tanah keinginan jasad. Karenanya kebanyakan manusia, tidak memahami untuk apa fungsi individualnya sehingga ia dilahirkan ke muka bumi.  <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/06/asenal-dan-arsene-wenger/#more-19" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/06/asenal-dan-arsene-wenger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kekeringan Ruhiyah</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/kekeringan-ruhiyah/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/kekeringan-ruhiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 16:01:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/kekeringan-ruhiyah/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Dulu zaman kuliah, saya sering mengalami ‘kekeringan ruhiyah’. Sebuah istilah yang di alamatkan untuk keadaan dimana hati terasa kering kerontang. Dan ternyata banyak teman-teman yang juga merasakan hal ini, padahal kami saat itu dalam semangat dakwah yang kuat, mengajak orang lain untuk berislam dengan lebih baik.
Keadaan ini tidak jarang menimpa diri saya. Namun saat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/loneliness1.jpg" alt="loneliness1.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Dulu zaman kuliah, saya sering mengalami ‘kekeringan ruhiyah’. Sebuah istilah yang di alamatkan untuk keadaan dimana hati terasa kering kerontang. Dan ternyata banyak teman-teman yang juga merasakan hal ini, padahal kami saat itu dalam semangat dakwah yang kuat, mengajak orang lain untuk berislam dengan lebih baik.</p>
<p>Keadaan ini tidak jarang menimpa diri saya. Namun saat itu saya lebih terarah untuk berusaha terus menerus mengobatinya, tanpa berpikir apa sebabnya. Shalat malam, qiraatul qur’an adalah obat-obat yang kami gunakan untuk mengobati keadaan tersebut.  <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/kekeringan-ruhiyah/#more-3" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/kekeringan-ruhiyah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mulianya Memaafkan</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/04/23/mulianya-memaafkan/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/04/23/mulianya-memaafkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 16:09:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/05/mulianya-memaafkan/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Minggu lalu dalam pengajian di rumah Bu Kardi, saya mencoba menyampaikan tentang memafkan. Sebuah gagasan yang sangat mulia yang dibawa oleh Rasulullah Saw, namun sering diabaikan oleh kita.
Sebagaimana shalat, puasa dan zakat, sesungguhnya memaafkan adalah sebuah perilaku yang diperintahkan oleh Allah swt untuk kita lakukan. Karena diperintah, maka hukumnya wajib.
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/forgiveness_211.jpg" alt="forgiveness_211.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Minggu lalu dalam pengajian di rumah Bu Kardi, saya mencoba menyampaikan tentang memafkan. Sebuah gagasan yang sangat mulia yang dibawa oleh Rasulullah Saw, namun sering diabaikan oleh kita.</p>
<p>Sebagaimana shalat, puasa dan zakat, sesungguhnya <em>memaafkan</em> adalah sebuah perilaku yang diperintahkan oleh Allah swt untuk kita lakukan. Karena diperintah, maka hukumnya wajib.</p>
<blockquote><p>Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. 7:199)</p>
<p>Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah… (QS. 45:14)</p></blockquote>
<blockquote><p> <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/04/23/mulianya-memaafkan/#more-4" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/04/23/mulianya-memaafkan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Lapis Langit</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2008/01/30/tujuh-lapis-langit/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2008/01/30/tujuh-lapis-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2008 04:08:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/01/30/tujuh-lapis-langit/</guid>
		<description><![CDATA[Ibnu Mubarak menceritakan bahwa Khalid bin Ma&#8217;dan berkata kepada Mu&#8217;adz, &#8220;Mohon Tuan ceritakan hadits Rasulullah sallAllahu &#8216;alayhi wasallam yang Tuan hafal dan yang Tuan anggap paling berkesan. Hadits manakah menurut Tuan?
Jawab Mu&#8217;adz, &#8220;Baiklah, akan kuceritakan.&#8221;
Selanjutnya, sebelum bercerita, beliau pun menangis. Beliau berkata, &#8220;Hmm, Betapa rindunya diriku pada Rasulullah, ingin rasanya diriku segera bertemu dengan beliau.&#8221;
Kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/malaikat.gif" alt="malaikat.gif" />Ibnu Mubarak menceritakan bahwa Khalid bin Ma&#8217;dan berkata kepada Mu&#8217;adz, &#8220;Mohon Tuan ceritakan hadits Rasulullah sallAllahu &#8216;alayhi wasallam yang Tuan hafal dan yang Tuan anggap paling berkesan. Hadits manakah menurut Tuan?</p>
<p>Jawab Mu&#8217;adz, &#8220;Baiklah, akan kuceritakan.&#8221;</p>
<p>Selanjutnya, sebelum bercerita, beliau pun menangis. Beliau berkata, &#8220;Hmm, Betapa rindunya diriku pada Rasulullah, ingin rasanya diriku segera bertemu dengan beliau.&#8221;</p>
<p>Kata beliau selanjutnya, &#8220;Tatkala aku menghadap Rasulullah sallallahu &#8216;alayhi wasallam, beliau menunggang unta dan menyuruhku agar naik di belakang beliau. Kemudian berangkatlah kami dengan berkendaraan unta itu. Selanjutnya beliau menengadah ke langit dan bersabda : “Puji syukur ke hadirat Allah Yang Berkehendak atas makhluk-Nya, ya Mu&#8217;adz!” <a href="http://imam.blogdetik.com/2008/01/30/tujuh-lapis-langit/#more-20" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2008/01/30/tujuh-lapis-langit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Qurban</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/12/12/qurban/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/12/12/qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 14:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/12/12/qurban/</guid>
		<description><![CDATA[Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” [HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91]
Hadits Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/kurban.jpg" alt="kurban.jpg" />Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” [HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91]</p>
<p>Hadits Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : “Dianjurkan bagi setiap keluarga menyembelih qurban.” [HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa`i, dan Ibnu Majah] <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/12/12/qurban/#more-49" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/12/12/qurban/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Syafaat</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/11/09/syafaat/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/11/09/syafaat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Nov 2007 13:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/11/09/syafaat/</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat-sahabat.
Berikut ini hadits-hadits yang menjelaskan tentang syafaat yang memungkinkan didapatkan seseorang di yaumil akhir nanti. Dengan syafaat ini, seseorang yang berlumur dosa, dapat dibersihkan dan diangkat seketika oleh Allah Swt.
Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan dating pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya”. [HR. Muslim]
Nabi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/syafaat.jpg" alt="syafaat.jpg" />Sahabat-sahabat.</p>
<p>Berikut ini hadits-hadits yang menjelaskan tentang syafaat yang memungkinkan didapatkan seseorang di <em>yaumil akhir</em> nanti. Dengan syafaat ini, seseorang yang berlumur dosa, dapat dibersihkan dan diangkat seketika oleh Allah Swt.</p>
<p>Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan dating pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya”. [HR. Muslim]</p>
<p>Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: Di hari kiamat, para nabi, malaikat, dan kaum mukminin memberikan syafaat mereka. Lalu Allah berfirman, “Kini hanya syafaat-Ku yang tersisa.” [Sahih Al-Bukahri 9 hal. 160.] <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/11/09/syafaat/#more-46" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/11/09/syafaat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Hilmy Sayang</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/11/03/selamat-jalan-hilmy-sayang/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/11/03/selamat-jalan-hilmy-sayang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 11:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/11/03/selamat-jalan-hilmy-sayang/</guid>
		<description><![CDATA[Hilmy, selamat ya hidup di rumah baru.
Bersama ayah Ibrahim, yang tidak akan pernah memarahimu.
Jangan lupa seringlah datang mengunjungi ayah, ibu
serta adik-adik yang menyagimu.
Hilmy, jujur saja.
Kami bangga sebagai ayah ibumu.
Bangga denngan kebaikanmu.
Bangga dengan perjuanganmu.
Hilmy maafkan ayah, yang kadang memarahimu.
Tapi rasanya kebaikan ayah
jauh lebih banyak dari marahnya ayah kan?
Mungkin hanya 1% dari semuanya
Dan kamu juga tahu
semua itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/hilmy-memorium.jpg" alt="hilmy-memorium.jpg" />Hilmy, selamat ya hidup di rumah baru.<br />
Bersama ayah Ibrahim, yang tidak akan pernah memarahimu.<br />
Jangan lupa seringlah datang mengunjungi ayah, ibu<br />
serta adik-adik yang menyagimu.</p>
<p>Hilmy, jujur saja.<br />
Kami bangga sebagai ayah ibumu.<br />
Bangga denngan kebaikanmu.<br />
Bangga dengan perjuanganmu.</p>
<p>Hilmy maafkan ayah, yang kadang memarahimu.<br />
Tapi rasanya kebaikan ayah<br />
jauh lebih banyak dari marahnya ayah kan?<br />
Mungkin hanya 1% dari semuanya<br />
Dan kamu juga tahu<br />
semua itu ayah lakukan agar kamu<br />
menjadi anak yang baik. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/11/03/selamat-jalan-hilmy-sayang/#more-26" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/11/03/selamat-jalan-hilmy-sayang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Makan Saat Lebaran</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/10/25/makan-saat-lebaran/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/10/25/makan-saat-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 14:18:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/10/25/makan-saat-lebaran/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Anas Radliallahu anhu, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pergi (ke tanah lapang) pada hari Idul Fitri hingga beliau makan beberapa butir kurma”. [Hadits Riwayat Bukhari 953, Tirmidzi 543, Ibnu Majah 1754 dan Ahmad 3/125, 164, 232]
Dari Buraidah Radliallahu anhu ia berkata : “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak keluar pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/makanan-lebaran.jpg" alt="makanan-lebaran.jpg" />Dari Anas Radliallahu anhu, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pergi (ke tanah lapang) pada hari Idul Fitri hingga beliau makan beberapa butir kurma”. [Hadits Riwayat Bukhari 953, Tirmidzi 543, Ibnu Majah 1754 dan Ahmad 3/125, 164, 232]</p>
<p>Dari Buraidah Radliallahu anhu ia berkata : “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga beliau makan, sedangkan pada hari Raya Kurban beliau tidak makan hingga kembali (dari mushalla) lalu beliau makan dari sembelihannya”  [Diriwayatkan Tirmidzi 542, Ibnu Majah 1756, Ad-Darimi 1/375 dan Ahmad 5/352 dan isnadnya hasan]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/10/25/makan-saat-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan Pak Omo Sukama</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/08/04/pesan-pak-omo-sukama/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/08/04/pesan-pak-omo-sukama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 15:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/08/04/pesan-pak-omo-sukama/</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi Om Nindo menelpon saya, menanyakan khabar Hilmy.Om Nindo sangat akrab dengan saya karena dulu pernah satu kos saat kulia. Saat nyalon salik, kami pun bersama-sama. Bahkan saya banyak mendapat referensi tentang tasawuf, selagi kuliah dulu dari Om Nindo.
Om Nindo mengingatkan kalau dulu kami pernah sama-sama bertemu dengan Pak Omo almarhum, saat itu belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/petunjuk.jpg" alt="petunjuk.jpg" />Tadi pagi Om Nindo menelpon saya, menanyakan khabar Hilmy.Om Nindo sangat akrab dengan saya karena dulu pernah satu kos saat kulia. Saat nyalon salik, kami pun bersama-sama. Bahkan saya banyak mendapat referensi tentang tasawuf, selagi kuliah dulu dari Om Nindo.</p>
<p>Om Nindo mengingatkan kalau dulu kami pernah sama-sama bertemu dengan Pak Omo almarhum, saat itu belum jadi salik. Dan Pak Omo almarhum bercerita kalau 11 tahun menikah saya akan mendapat ujian dari seorang <em>wanita</em>. Tadinya saya berpikir saat itu, <em>&#8216;wah jangan-jangan nanti saya seligkuh nih&#8217;</em>.</p>
<p>Setelah dikonsultasikan kepada Kang Zamzam pada saat itu, beliau menjelaskan bahwa perempuan yang dijelaskan Pak Omo bukan bermakna perempuan lain, tapi bermakna ujian mungkin dari anak-anak. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/08/04/pesan-pak-omo-sukama/#more-54" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/08/04/pesan-pak-omo-sukama/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tante Dinov: Ilmu dari Hilmy</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/06/26/dian-novi-ilmu-dari-hilmy/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/06/26/dian-novi-ilmu-dari-hilmy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 04:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2007/06/26/dian-novi-ilmu-dari-hilmy/</guid>
		<description><![CDATA[Dian Novi, 26 Juni 2007 11:55.
Keheningan di fajar itu sontak terpecah oleh suara panggilan bernada tinggi, &#8220;ibu.&#8221;, &#8220;ibu.&#8221; Beberapa akhwat yang tengah leyeh-leyeh setelah riyadhoh tersentak kaget, seorang diantaranya bergegas menuju kamar, beberapa yang lain kemudian membuntuti. Hilmy, putra sulung dari pasangan Mas Imam dan Zhoni (sapaan akrab bagi Yeni Zuhairini, saat kami masih aktif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/hilmy-sayang.JPG" title="hilmy-sayang.JPG"></a><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/hilmy-sayang.JPG" alt="hilmy-sayang.JPG" />Dian Novi, 26 Juni 2007 11:55.</strong></p>
<p>Keheningan di fajar itu sontak terpecah oleh suara panggilan bernada tinggi, &#8220;ibu.&#8221;, &#8220;ibu.&#8221; Beberapa akhwat yang tengah leyeh-leyeh setelah riyadhoh tersentak kaget, seorang diantaranya bergegas menuju kamar, beberapa yang lain kemudian membuntuti. Hilmy, putra sulung dari pasangan Mas Imam dan Zhoni (sapaan akrab bagi Yeni Zuhairini, saat kami masih aktif di Salman) tergeletak dikamar, matanya bergerak mencari-cari sosok yang biasanya dijadikan sandaran. Kami masih terpana di pintu kamar, bingung merespon panggilannnya. Sempat terlintas rasa prihatin yang dalam yang membuat saya tak mampu berucap kata. Tapi interaksi antara ibu-anak tersebut kemudian mencairkan suasana subuh di Cilegon yang kemudian merubah iba kami menjadi gelak. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/06/26/dian-novi-ilmu-dari-hilmy/#more-23" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/06/26/dian-novi-ilmu-dari-hilmy/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ia Sering Panas dan Muntah</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/04/18/panas-dan-muntah/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/04/18/panas-dan-muntah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 03:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/panas-dan-muntah/</guid>
		<description><![CDATA[Hari selasa, 3 April 2008 Hilmy sudah bersiap-siap pergi ke sekolah. Ia biasanya bangun pagi sebelum subuh, dan mengisi pagi harinya menonton sendiri Spong Bop di Global TV.
Namun ketika akan berangkat sekolah, tiba-tiba Hilmy mual dan muntah. Makannya pun agak susah, karena ia terus merasakan mual. Panas badannya naik sedikit. Sehingga akhirnya kami membawa ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari selasa, 3 April 2008 Hilmy sudah bersiap-siap pergi ke sekolah. Ia biasanya bangun pagi sebelum subuh, dan mengisi pagi harinya menonton sendiri Spong Bop di Global TV.</p>
<p>Namun ketika akan berangkat sekolah, tiba-tiba Hilmy mual dan muntah. Makannya pun agak susah, karena ia terus merasakan mual. Panas badannya naik sedikit. Sehingga akhirnya kami membawa ke poliklinik untuk melakukan pemeriksaan yang dibutuhkan. Siang hari darah Hilmy kembali diperiksa di Paramitha. Setelah pemeriksaan darah, kami ajak Hilmy makan bersama di McD Simpang. Ia senang luar biasa mendapatkan hadiah mainan &#8220;Ninja Turtles&#8221;. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/04/18/panas-dan-muntah/#more-34" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/04/18/panas-dan-muntah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mataku Sakit Ayah!</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/04/02/mataku-sakit-ayah/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/04/02/mataku-sakit-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 03:25:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/mataku-sakit-ayah/</guid>
		<description><![CDATA[Senin tanggal 2 April 2008 sekitar pukul 04.30 saya mengantar istri saya ke Travel Cipaganti di BTC Pasteur. Ia harus ke Jakarta karena ada urusan berkait dengan penelitian tesisnya di RSCM.
Setelah itu seperti biasanya saya bersiap-siap untuk mengantar Hilmy sekolah dan lalu pergi ke Kantor. Saya antar Hilmy naik sepeda motor biru ke sekolahnya. Lalu saya menuju [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/mata.jpg" alt="mata.jpg" />Senin tanggal 2 April 2008 sekitar pukul 04.30 saya mengantar istri saya ke Travel Cipaganti di BTC Pasteur. Ia harus ke Jakarta karena ada urusan berkait dengan penelitian tesisnya di RSCM.</p>
<p>Setelah itu seperti biasanya saya bersiap-siap untuk mengantar Hilmy sekolah dan lalu pergi ke Kantor. Saya antar Hilmy naik sepeda motor biru ke sekolahnya. Lalu saya menuju ke kantor.</p>
<p>Baru beberapa waktu sampai di Kantor, membuka komputer, tiba-tiba telepon berdering. Bu Ratna, guru Hilmy mengabarkan bahwa Hilmy menangis karena matanya sakit. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/04/02/mataku-sakit-ayah/#more-33" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/04/02/mataku-sakit-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hilmy Sakit</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/03/31/hilmy-sakit/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/03/31/hilmy-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2007 03:11:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ma Femeli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/07/hilmy-sakit/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu ini Hilmy mengeluh penglihatannya tidak jelas. Ia kadang memicingkan mata atau kadang membelalakannya untuk melihat sesuatu. Kalau ditanya, ia mengatakan antara mata kiri dan kanannya, pandangannya tidak nyambung. Yang kanan lebih masuk ke dalam daripada yang kiri. 
Istri sempat memeriksa dengan meminta Hilmy melihat tangannya yang diletakkan di atas kepada Hilmy. Istri saya sempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu ini Hilmy mengeluh penglihatannya tidak jelas. Ia kadang memicingkan mata atau kadang membelalakannya untuk melihat sesuatu. Kalau ditanya, ia mengatakan antara mata kiri dan kanannya, pandangannya tidak nyambung. Yang kanan lebih masuk ke dalam daripada yang kiri. </p>
<p>Istri sempat memeriksa dengan meminta Hilmy melihat tangannya yang diletakkan di atas kepada Hilmy. Istri saya sempat curiga karena respon bola mata malah ke bawah, berbentuk seperti &#8220;<em>sun set</em>&#8220;, mata yang biasanya terjadi pada anak Hydrocepalus. <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/03/31/hilmy-sakit/#more-32" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/03/31/hilmy-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Al-Quran Susah?</title>
		<link>http://imam.blogdetik.com/2007/03/29/17/</link>
		<comments>http://imam.blogdetik.com/2007/03/29/17/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 03:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imam.blogdetik.com/2008/05/06/17/</guid>
		<description><![CDATA[Tanya:
Semoga Allah selalu memberi keselamatan bagi kita semua… Kenapa ayat-ayat dalam Al Quran tidak tersusun secara sistematis? Adakalanya ditemukan pokok bahasan yang melompat-lompat dalam satu surat. Bagaimana cara “meratapi” makna dari kitab suci ini dengan baik sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan kita? Apakah ada pengaruhnya jika kita bisa berbahasa arab dalam mempelajari Al Quran? Salaam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://imam.blogdetik.com/files/2008/05/quran2.jpg" alt="quran2.jpg" />Tanya:</p>
<p>Semoga Allah selalu memberi keselamatan bagi kita semua… Kenapa ayat-ayat dalam Al Quran tidak tersusun secara sistematis? Adakalanya ditemukan pokok bahasan yang melompat-lompat dalam satu surat. Bagaimana cara “meratapi” makna dari kitab suci ini dengan baik sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan kita? Apakah ada pengaruhnya jika kita bisa berbahasa arab dalam mempelajari Al Quran? Salaam. [<em>Wisnu Wijayanto</em>] <a href="http://imam.blogdetik.com/2007/03/29/17/#more-17" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imam.blogdetik.com/2007/03/29/17/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.198 seconds -->
