Nov
03
Filed Under (Ma Femeli) by Imam on 03-11-2007

hilmy-memorium.jpgHilmy, selamat ya hidup di rumah baru.
Bersama ayah Ibrahim, yang tidak akan pernah memarahimu.
Jangan lupa seringlah datang mengunjungi ayah, ibu
serta adik-adik yang menyagimu.

Hilmy, jujur saja.
Kami bangga sebagai ayah ibumu.
Bangga denngan kebaikanmu.
Bangga dengan perjuanganmu.

Hilmy maafkan ayah, yang kadang memarahimu.
Tapi rasanya kebaikan ayah
jauh lebih banyak dari marahnya ayah kan?
Mungkin hanya 1% dari semuanya
Dan kamu juga tahu
semua itu ayah lakukan agar kamu
menjadi anak yang baik. Read the rest of this entry »

Aug
04
Filed Under (Ma Femeli) by Imam on 04-08-2007

petunjuk.jpgTadi pagi Om Nindo menelpon saya, menanyakan khabar Hilmy.Om Nindo sangat akrab dengan saya karena dulu pernah satu kos saat kulia. Saat nyalon salik, kami pun bersama-sama. Bahkan saya banyak mendapat referensi tentang tasawuf, selagi kuliah dulu dari Om Nindo.

Om Nindo mengingatkan kalau dulu kami pernah sama-sama bertemu dengan Pak Omo almarhum, saat itu belum jadi salik. Dan Pak Omo almarhum bercerita kalau 11 tahun menikah saya akan mendapat ujian dari seorang wanita. Tadinya saya berpikir saat itu, ‘wah jangan-jangan nanti saya seligkuh nih’.

Setelah dikonsultasikan kepada Kang Zamzam pada saat itu, beliau menjelaskan bahwa perempuan yang dijelaskan Pak Omo bukan bermakna perempuan lain, tapi bermakna ujian mungkin dari anak-anak. Read the rest of this entry »

Jun
26
Filed Under (Ma Femeli) by Imam on 26-06-2007

hilmy-sayang.JPGDian Novi, 26 Juni 2007 11:55.

Keheningan di fajar itu sontak terpecah oleh suara panggilan bernada tinggi, “ibu.”, “ibu.” Beberapa akhwat yang tengah leyeh-leyeh setelah riyadhoh tersentak kaget, seorang diantaranya bergegas menuju kamar, beberapa yang lain kemudian membuntuti. Hilmy, putra sulung dari pasangan Mas Imam dan Zhoni (sapaan akrab bagi Yeni Zuhairini, saat kami masih aktif di Salman) tergeletak dikamar, matanya bergerak mencari-cari sosok yang biasanya dijadikan sandaran. Kami masih terpana di pintu kamar, bingung merespon panggilannnya. Sempat terlintas rasa prihatin yang dalam yang membuat saya tak mampu berucap kata. Tapi interaksi antara ibu-anak tersebut kemudian mencairkan suasana subuh di Cilegon yang kemudian merubah iba kami menjadi gelak. Read the rest of this entry »

Apr
18
Filed Under (Ma Femeli) by Imam on 18-04-2007

Hari selasa, 3 April 2008 Hilmy sudah bersiap-siap pergi ke sekolah. Ia biasanya bangun pagi sebelum subuh, dan mengisi pagi harinya menonton sendiri Spong Bop di Global TV.

Namun ketika akan berangkat sekolah, tiba-tiba Hilmy mual dan muntah. Makannya pun agak susah, karena ia terus merasakan mual. Panas badannya naik sedikit. Sehingga akhirnya kami membawa ke poliklinik untuk melakukan pemeriksaan yang dibutuhkan. Siang hari darah Hilmy kembali diperiksa di Paramitha. Setelah pemeriksaan darah, kami ajak Hilmy makan bersama di McD Simpang. Ia senang luar biasa mendapatkan hadiah mainan “Ninja Turtles”. Read the rest of this entry »

Apr
02
Filed Under (Ma Femeli) by Imam on 02-04-2007

mata.jpgSenin tanggal 2 April 2008 sekitar pukul 04.30 saya mengantar istri saya ke Travel Cipaganti di BTC Pasteur. Ia harus ke Jakarta karena ada urusan berkait dengan penelitian tesisnya di RSCM.

Setelah itu seperti biasanya saya bersiap-siap untuk mengantar Hilmy sekolah dan lalu pergi ke Kantor. Saya antar Hilmy naik sepeda motor biru ke sekolahnya. Lalu saya menuju ke kantor.

Baru beberapa waktu sampai di Kantor, membuka komputer, tiba-tiba telepon berdering. Bu Ratna, guru Hilmy mengabarkan bahwa Hilmy menangis karena matanya sakit. Read the rest of this entry »

    Web blogdetik