Sahabat-sahabat.
Hadits-hadits berikut menjelaskan bahwa seseorang boleh beramal untuk orang tuanya yang sudah tidak mampu (uzur) atau yang sudah meninggal.
Dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada di tempat, lalu ia datang kepada Nabi shollallaahu’alaihi wasallam untuk bertanya, “Wahai Rasulullah shollallaahu’alaihi wasallam sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya tidak ada di tempat, apakah jika saya bersedekah untuknya bermanfaat baginya?” Rasul shollallaahu’alaihi wasallam menjawab, “Ya. ” Saad berkata,”Saksikanlah bahwa kebunku yang banyak buahnya aku sedekahkan untuknya.” [HR Bukhari]
Sahabat-sahabat.
Dibawah ini diuraikan ayat dan hadits yang menjelaskan bahwa untuk kembali mendekat kepada Allah Swt, adalah melalui gerbang Rasulullah Saw.
Allah Swt berkata: “Sesungguhnya telah ada dalam (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang ingin kembali kepada (mengharap) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. 33:21)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang taat kepadaku berarti dia telah taat kepada Allah, dan barangsiapa yang bermaksiat terhadapku berarti telah bermaksiat kepada Allah. Barangsiapa yang taat kepada amirku berarti dia telah taat kepadaku dan barangsiapa yang bermaksiat kepada amirku maka dia telah bermaksiat kepadaku.” [HR. Al-Bukhari, Kitabul Ahkam] Read the rest of this entry »
Ibnu Mubarak menceritakan bahwa Khalid bin Ma’dan berkata kepada Mu’adz, “Mohon Tuan ceritakan hadits Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam yang Tuan hafal dan yang Tuan anggap paling berkesan. Hadits manakah menurut Tuan?
Jawab Mu’adz, “Baiklah, akan kuceritakan.”
Selanjutnya, sebelum bercerita, beliau pun menangis. Beliau berkata, “Hmm, Betapa rindunya diriku pada Rasulullah, ingin rasanya diriku segera bertemu dengan beliau.”
Kata beliau selanjutnya, “Tatkala aku menghadap Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam, beliau menunggang unta dan menyuruhku agar naik di belakang beliau. Kemudian berangkatlah kami dengan berkendaraan unta itu. Selanjutnya beliau menengadah ke langit dan bersabda : “Puji syukur ke hadirat Allah Yang Berkehendak atas makhluk-Nya, ya Mu’adz!” Read the rest of this entry »
Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” [HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91]
Hadits Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : “Dianjurkan bagi setiap keluarga menyembelih qurban.” [HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa`i, dan Ibnu Majah] Read the rest of this entry »
Sahabat-sahabat.
Berikut ini hadits-hadits yang menjelaskan tentang syafaat yang memungkinkan didapatkan seseorang di yaumil akhir nanti. Dengan syafaat ini, seseorang yang berlumur dosa, dapat dibersihkan dan diangkat seketika oleh Allah Swt.
Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan dating pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya”. [HR. Muslim]
Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam berkata: Di hari kiamat, para nabi, malaikat, dan kaum mukminin memberikan syafaat mereka. Lalu Allah berfirman, “Kini hanya syafaat-Ku yang tersisa.” [Sahih Al-Bukahri 9 hal. 160.] Read the rest of this entry »